Minggu, 15 Juli 2018

Biji kopi yang kau berikan pagi itu masih ku simpan dan akan kusimpan entah sampai kapan, mungkin itu hanya sebuah biji kopi tapi untukku berbeda arti jika itu kau yang memberi.
Aku juga tak mengerti mengapa aku seperti ini denganmu, aku mencoba memberikan apa yang bisa ku usahakan untukmu, tapi terkadang aku masih merasa apa yang kuberikan apa yang kulakukan tidak sebanding dengan apa yang telah kau berikan dan kau lakukan untukku. aku takut. entah mengapa aku juga tak tahu. mungkin kau bisa memberitahuku. tapi sepertinya kau tak tertarik dengan ini semua.
sempat aku berpikir apa aku cuma kau manfaatkan untuk kepentinganmu saja? Tapi hati kecil ku yakin, kau tak sejahat itu. kutepis jauh-jauh pikiran itu.
ketika rasa peduli akan masa depanmu itu datang aku takut hanya akan menekan mu untuk segera menyelesaikan.
Aku bingung harus bagaimana. sikapmu sangatlah misterius. tidak ada yang bisa menebaknya. Hanya kau dan Tuhan yang tahu.
Pernah ku berdoa untuk meminta diberikan petunjuk untuk meninggalkanmu jika kau memang yang tak untukku. tapi petunjuk meninggalkan mu tak ada, yang ada hanya petunjuk untuk terus seperti ini. Apa aku yang salah dengan petunjukNya ? karena aku tahu Tuhan maha tahu , Tuhan maha segalanya tentang rasa yang ada pada makhluknya.
Sempat kuberpikir untuk pergi, sudah cukup. aku capek. Tapi selalu saja hati kecil ku tak terima, ia tak ingin ku meninggalkanmu dengan segala sesuatu yang belum kau selesaikan.
Banyak orang berpikir betapa bodohnya aku, bertahan denganmu sangat lama yang tanpa kejelasan.
Sakit. Ada rasa yang menusuk hati ini dengan tiba-tiba ketika mereka berpikir demikian.
Hatiku kembali berbicara, kalian tak tahu, kalian tak mengerti, hanya dari luar kalian melihatnya. Aku, hatiku, pikiranku yang menjalani ini semua.
Bagaimana pun kamu, seperti apapun kamu aku terima. Tak peduli ku dengan perkataan orang lain yang tak mengenalmu atau mereka yang hanya mengenalmu pada luarnya saja.
Apapun nanti seperti apapun akhir nya aku takkan menyesal dan ku tak akan menyalahkan mu, karena rasa ini ada bukan salahmu, Tuhan yang telah menitipkan rasa ini padaku untukmu.
Aku ingin menanti saat nanti kita berada pada suatu keputusan. Berakhir indah atau tidak, aku akan terima. terima kedua nya dengan rasa yang sama yaitu Bahagia dan rasa Syukur karena kau telah dihadirkan dalam hidupku, untuk masa depanku atau hanya sebagai pelajaran untukku.

Rabu, 07 Maret 2018

Stasiun Kereta


Kota satu ke kota lain.
Begitu banyak orang yang berpindah tempat dalam waktu yg singkat pula.
Sudah 3 kereta berpindah terhitung dari pukul 18.00 sampai 18.26 WIB
Tempat dan tujuan nya pun berbeda beda.
Seperti halnya hidup setiap hari setiap waktu pasti ada yg berubah.
Semua orang punya tujuan dan pilihannya masing masing untuk hidup nya. Entah itu bersama yang terkasih atau ia memilih sendiri untuk hidup nya.
Berpindah tempat adalah salah satu pilihan dalam hidup.

Selasa, 30 Januari 2018

Gadis bingung dan Pengembara

Apresiasi dari sebuah karya yg berjudul 168 oleh Monita Tahalea.
Tentang gadis bingung dan seorang pengembara dalam sebuah penantian akan hujan yg tak kunjung datang. Namun, bukan hujan yang datang yang mereka harapkan. Tetapi sebuah rasa hadir diantara kedua nya menjadi sebuah nostalgia yang takkan terlupa.
"Berteman butir waktu berpayung langit mendung, akhirnya yang tiba cinta"

Selasa, 23 Januari 2018

Hati dan Logika


Antara Hati dan Logika...
Terkadang kita memang lalai dengan apa yang telah dianugerahkan Tuhan untuk kita yaitu hati dan otak. Lalai dalam hal apa? Lalai dalam hal menggunakan keduanya secara bersamaan.
Maka perlu sebuah ikatan yang saling menggenggam keduanya untuk dapat berjalan beriringan. Genggam keduanya. Jangan hanya kau gunakan salah satu dari mereka untuk segala yang kau lakukan dalam hidup, akan seperti apa jadinya jika hanya digunakan salah satunya saja? semua hal yang kita lakukan hanya dengan menggunakan logika tanpa hati akan melukai sekitar kita, dan semua hal yang dilakukan hanya dengan hati saja maka terkadang seseorang hanya akan merasakan persaan orang lain tanpa akan memikirkan diri sendiri. Menjadi apa selanjutnya ? Hanya diri kita sendiri yang tau antara Hati dan Logika.

Senja ku saat fajar~