Gadis bingung dan Pengembara
Apresiasi dari sebuah karya yg berjudul 168 oleh Monita Tahalea.
Tentang gadis bingung dan seorang pengembara dalam sebuah penantian akan hujan yg tak kunjung datang. Namun, bukan hujan yang datang yang mereka harapkan. Tetapi sebuah rasa hadir diantara kedua nya menjadi sebuah nostalgia yang takkan terlupa.
"Berteman butir waktu berpayung langit mendung, akhirnya yang tiba cinta"

